Beranda > Perawatan Burung > Penyebab Lovebird Konslet

Artikel & Rujukan Sudah Diverifikasi Verified

Penyebab Lovebird Konslet

Lovebird adalah salah satu burung yang di Indonesia masih dipertandingkan kicauannya, bahkan ada yang mengkondisikan burung cantik yang satu ini agar menjadi konslet, lalu apa penyebab lovebird konslet sebenarnya?

Berikut ini avesnesia akan menerangkan bagaimana kejamnya cara membuat lovebird konslet dengan menggunakan ramuan lovebird konslet.

Cara Yang Biasa Dilakukan Untuk Membuat Lovebird Konslet

⚠️ Tindakan membuat lovebird agar konslet merupakan bentuk menganiaya dan/atau menyalahgunakan Hewan yang melanggar Pasal 66 ayat (2) huruf c UU 18/2009[1] Avesnesia membagikan informasi berikut tidak untuk ditiru & hanya untuk kepentingan ilmu pengetahuan.

1. Lovebird diberikan pakan “kenceng”

Lovebird yang pada dasarnya memerlukan banyak sekali variasi pakan untuk memenuhi nutrisi mereka, mereka yang ingin membuat lovebird konslet biasanya memberikan pakan yang hanya memancing birahi burung semakin tinggi tanpa memerhatikan kebutuhan nutrisi lain pada burung lovebird.

Adapun pakan “kenceng” yang biasa mereka berikan untuk mencetak lovebird konslet antara lain: Daun gingseng, pakan untuk burung lain seperti perkutut dan kenari, bawang putih, merica, kecap.

Tutorial Cara Membuat Pakan Kenceng Agar Lovebird Menjadi Konslet Di Youtube
Tutorial Cara Membuat Pakan Kenceng Agar Lovebird Menjadi Konslet Sangat Marak Ditemukan Di Youtube

Bahkan beberapa orang dengan berani memberikan burung lovebird jamu masuk angin untuk manusia dan doping burung untuk mendongkrak birahi yang tidak diketahui dosisnya.

Beberapa orang juga menyebut pakan racikan nya sebagai “Pakan Tinggi Sampai Jebol”

2. Lovebird Dijodohkan Tapi Saat Sudah Jodoh Dipisahkan

Setelah birahi lovebird sudah tinggi, mereka biasanya memperkenalkan lovebird dengan lovebird lain dan dijodohkan.

Alih-alih diberikan kesempatan untuk lovebird yang baru saja berjodoh untuk melampiaskan birahinya dengan cara kawin, mereka yang ingin membuat lovebird konslet justru memisahkan kedua burung yang berjodoh agar mereka terus berkicau.

Beberapa orang melakukan hal berikut ini secara sering dan rutin:

  1. Ketika lovebird sedang birahi, dikenalkan dengan pasangan lovebird yang lain.
  2. Ketika lovebird sudah mulai berjodoh dan menunjukkan perilaku ingin kawin, lovebird dipisah kandang.
  3. Jika lovebird sudah mau berkicau tiada henti, maka akan dipantau berapa lama durasinya.
  4. Jika lovebird ketika dipisah dengan pasangannya malah diam dan tidak mau berkicau, maka mereka dijodohkan kembali namun tidak sampai terjadi kawin.
  5. Langkah-langkah di atas diulang secara terus-menerus sampai perilaku burung kebingungan.

Burung bingung biasanya akan berperilaku aneh dan berkicau tiada henti, ini lah yang orang-orang inginkan.

3. Lovebird Dimandikan Secara Terus Menerus

Beberapa orang yang sangat obsesi untuk bisa membuat lovebird konslet mereka melakukan metode pemandian burung yang sangat kejam yang biasa disebut “mandi-kering”.

Jadi lovebird mandi kering adalah proses memandikan lovebird sepanjang hari dari pagi hingga sore hari tanpa henti. Pertama-tama mereka menyemprotkan burung hingga basah kuyup, lalu setelah kering dimandikan lagi, kering lagi dimandikan lagi terus menerus berulang-ulang hingga burung merasa bingung dan kelelahan.

Dengan membuat burung kelelahan, burung akan terkontrol birahinya jadi walau tetap tinggi namun tidak sampai ingin kawin.

4. Lovebird Dipaksa Terbang Hingga 200 Kali Dalam Seminggu

Metode ini dilakukan dengan cara Lovebird dimasukan kedalam kandang khusus dengan bentuk memanjang yang diberi poros jungkit ditengahnya.

Bola-bola plastik juga digunakan di dalam sangkar agar sangkar bisa bergerak naik turun dengan sendirinya dan burung akan otomatis terbang karena menghindari bola plastik yang bergulir bebas di dalam kandang.

Kandang Umbaran Burung Lovebird Dengan Mekanisme Jungkat Jungkit dan Bola-Bola Plastik Didalamnya Agar Burung Terpaksa Terbang Secara Terus Menerus
Kandang Umbaran Burung Lovebird Dengan Mekanisme Jungkat Jungkit dan Bola-Bola Plastik Di dalamnya Agar Burung Terpaksa Terbang Secara Terus Menerus – Youtube/Koko Del Piero

Jika lovebird tidak mau terbang, mereka biasanya menyemprotkan air kepada kakinya hingga burung mau terbang sampai 100 kali.

Cara di atas dilakukan sebanyak 2 sesi dalam 1 minggu. Konon metode ini bertujuan agar burung memiliki stamina yang kuat dan nafas yang panjang sehingga ketika konslet burung lovebird bisa berkicau dengan durasi yang tidak wajar.

5. Lovebird “Di Master” Sepanjang Hari

Di Master adalah istilah yang digunakan orang-orang yang suka memaksa burung agar berkicau dengan cara mendengarkan suara kicauan burung lain kepada lovebird.

Biasanya mereka memperdengarkan suara kicauan dari speaker secara nonstop bahkan pada malam hari ketika lovebird harusnya beristirahat.

Dengan melakukan hal ini, burung lovebird akan menjadi lebih bingung karena mendengar suara burung lain tapi tidak melihat ada burung disekitarnya.

Mereka orang-orang yang melakukan hal ini justru akan semakin senang ketika lovebird semakin kebingungan.

Jadi Apa Penyebab Lovebird Konslet?

Penyebab Lovebird Konslet adalah perawatan yang dilakukan secara tidak wajar seperti pemberian pakan yang tidak sesuai, meningkatkan birahi burung dan dijodohkan namun ditahan agar tidak terlampiaskan dengan cara memisahkan pasangan lovebird sehingga membuat lovebird terus berkicau dalam kebingungan.

Kenapa Lovebird bisa konslet?

Ketika burung lovebird terus-terusa dibuat bingung karena perlakuan manusia yang tidak wajar, kesehatan mental burung menjadi terganggu dan menunjukkan perilaku konslet yang merupakan sebutan untuk para penghobi burung lovebird kicau untuk menggambarkan kondisi tersebut.

Ciri tingkah laku Lovebird konslet?

Lovebird konslet biasanya terlihat bingung, menggerakan kepalanya secara aktif sambil berkicau mirip suara kicauan burung lovebird saat sedang kawin. Beberapa lovebird konslet bahkan ada yang sampai menjulurkan lidahnya.

Berapa harga lovebird konslet?

Lovebird konslet biasanya memiliki harga yang tinggi yaitu hingga 25 juta rupiah, harganya bisa jauh lebih tinggi jika sudah pernah berhasil menjuarai kompetisi kicau bergengsi.

Kenapa Lovebird Konslet Digemari Di Indonesia?

Lovebird Konslet menurut mereka yang senang mengikuti lomba kicau burung merupakan lovebird terbaik karena dengan perilakunya yang berkicau tiada henti bisa menjuarai lomba dan mendapatkan hadiah uang.

Banyak juga beberapa dari mereka yang berani membayar Lovebird Konslet dengan harga yang cukup tinggi hingga puluhan juta rupiah.

Tinjauan Hukum Tentang Lovebird Konslet

Mengacu pada Pasal 66 ayat (2) huruf c UU 18/2009 yang berbunyi:

pemeliharaan, pengamanan, perawatan, dan pengayoman hewan dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga hewan bebas dari rasa lapar dan haus, rasa sakit, penganiayaan dan penyalahgunaan, serta rasa takut dan tertekan;

Pasal 66 ayat (2) huruf c UU 18/2009

maka memelihara lovebird dengan menggunakan metode-metode cara membuat lovebird konslet merupakan tindakan yang melanggar hukum karena:

  1. Lovebird akan merasa sakit secara mental karena dipaksa untuk memiliki birahi tinggi namun ditahan agar tidak kawin atau tidak bisa melampiaskan kebutuhan biologisnya.
  2. Lovebird dibuat bingung dengan cara dimandikan berkali-kali dalam satu hari bisa dikategorikan sebagai penganiayaan dan penyalahgunaan karena lovebird tidak perlu mandi sebanyak itu.
  3. Lovebird dimasukkan ke dalam kandang khusus agar merasa takut dan tertekan sehingga mau terbang hingga 100 kali.
  4. Lovebird diperdengarkan dengan suara burung dari speaker bahkan pada saat malam hari di mana malam hari adalah waktu burung beristirahat bisa membuat burung sakit dan tertekan.
  5. Lovebird konslet adalah lovebird yang sudah cacat kesehatan mentalnya sehingga menunjukkan perilaku yang tidak seperti sewajarnya burung lovebird pada habitat aslinya.

Jadi jika ada orang yang memelihara lovebird dengan sedemikian rupa dan menjadi penyebab lovebird konslet maka dia bisa dipidana sebagaimana diatur dalam Pasal 91B UU 41/2014:

  1. Setiap Orang yang menganiaya dan/atau menyalahgunakan Hewan sehingga mengakibatkan cacat dan/atau tidak produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66A ayat (1)[2] dipidana dengan pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 6 bulan dan denda paling sedikit Rp1 juta dan paling banyak Rp5 juta rupiah.
  2. Setiap Orang yang mengetahui adanya perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66A ayat (1) dan tidak melaporkan kepada pihak yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66A ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 3 bulan dan denda paling sedikit Rp1 juta dan paling banyak Rp3 juta.

Rujukan

[1]Tanggung Jawab Hukum Pemelihara Hewan – Tri Jata Ayu Pramesti, S.H. – Hukum Online
[2] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan Dan Kesehatan Hewan – Direktorat Jendral Peternakan Dan Kesehatan Hewan – Kementrian Pertanian Indonesia

Avesnesia

Editorial Article Diverifikasi Oleh Team Avesnesia

Senang merawat burung sejak tahun 2019, saat ini saya sedang merawat 4 ekor burung lovebird 2 diantaranya sedang bertelur.

Tinggalkan komentar